Selasa, 30 Agustus 2016

Durian Cake (in rose's shape)




Durian seasons’s back! Yay! It means that, they sold it in the low price at the market. It also means that its time to try a marmer cake recipe that I got sometimes ago! Could I be more happy? This recipe make my mouth wet just by imagined the taste. And turn out, the cake as good as the way i thought about it. This durian cake rich with durian flavor and absolutely very appetizing. I made the cake 2 times, 2 days straight! Yep, the cake is that good! Wanna try? Here the recipe:
Durian Marmer Cake (source : saji tabloid)

Ingredients:
·        Butter 225 gr
·        Sugar 125 gr
·        Durian fleash 200 gr
·        Egg 4
·        All Purpose Flour 280 gr
·        Powder milk 20 gr
·        Baking powder 2 tea spoon
·        Chocolate food colored

Rabu, 24 Agustus 2016

Kue Nenas yang Bikin Up Side Down


Kali ini kita akan ngomongin nenas. Yup! Ada dua kue yang kucoba bikin dengan buah yang juga rumahnya spongebob ini. Kedua resep ini bikin aku up side down dalam arti yang berbeda antara yang satu dengan yang lainya. Nah, ini dia kuenya:

Upside Down Cake

upside sown cake

Senin, 22 Agustus 2016

Marmer Durian (In Rose Shape)


marmer durian

Musim durian datang lagi! Yay! Kali ini aku mau share kue favorit ku yang belum lama ini kubuat. Jadi, waktu aku ke pasar (sering banget ya eike mention pasar, cewek pasar aja bangga, hoho) udah ada yang jual durian 2 biji Cuma 15 ribu. Semangat donk eike, langsung deh dibeli. Apalagi dari sebelumnya aku udah ngiler banget ngeliat resep kue marmer durian, n nggak sabar pingin ‘ngegarap’ tu resep. Dan ternyata ini kue memang pantas untuk ditetesi iler (eh), uenak tenan iki! Kuenya gurih berlemak, dengan rasa dan aroma durian yang kaya. Ah, top markotop lah pokoknya. Saking sukanya, 2 hari bertutur-turut bikin kue ini! Penasaran dengan resepnya? Ini dia:



Selasa, 09 Agustus 2016

What Matters Most



Belum lama ini aku ngeliat share-sharean dari salah seorang anggota grup masak yang aku ikuti. Dia ngeshare gambar kue sejenis dadar banyak banget, yang diikuti dengan penjelasan kurang lebih : ‘memenuhi pesanan orang, nggak tidur semalaman’. Wew! Nggak tidur? Aku nggak tau itu hiperbola atau nggak, yang jelas itu kue pesanan emang banyak banget. Gambar itu membuat aku sedikit merenung dan teringat pada suatu waktu yang lalu, waktu aku nyoba untuk jualan kue. 

What? Kamu pernah jualan kue,Feb? Haha.. pernah, nggak sampai seminggu. Jadi ceritanya aku mau cari duit tambahan dari rumah, nah sebuah ide ‘cemerlang’ muncul di kepalaku, yaitu jualan kue dengan sistem nitip kue di beberapa pedangan kue. Di Pekanbaru memang tiap pagi banyak orang jualan kue seribuan pake rak sterling. Nah, aq cobalah nawarin bolu kukus mekar ke tiga tempat. Sehari aku bikin lebih kurang 50 buah. Selama beberapa hari itu kueku seringnya habis, palingan kalo sisa cuma beberapa biji. Yah, secara angka aku untung.

Rabu, 03 Agustus 2016

Having Fun with Cetakan Kue Lumpur



Rupanya udah lama sekali aq nggak update blog ini, salah satu alasanya adalah karena selama bulan Ramadhan aq disibukan dengan hal lain (baca: tidur sesiangan). Eh, rupanya sampai lewat Bulan Syawal ini blog masih nggak terupdate juga. Nah, aku memutuskan untuk kembali konsisten menulis, hanya saja berhubung aq memutuskan suatu rencana lain, maka aq mengurangi waktu menulisku menjadi 15 menit sehari. Ups!

Nah, kali ini aku mau share tentang mainan baruku yang menyenangkan yaitu, cetakan kue lumpur. Aku beberapa kali ngiler dengan resep yang memerlukan cetakan kue lumpur, jadi aq senang sekali waktu menemukanya di suatu hari yang cerah di pasar yang becek. Harganya murah, kalo nggak salah sekitar 30ribu. Tapi rupanya membuat kue dengan cetakan ini memiliki keasikan tersendiri. Sungguh menyenangkan  untuk menuang adonan, memandangi adonan yang perlahan-lahan masak, lalu mengangkat kue berbentuk mangkuk kecil yang masih mengepulkan asap. Itu, adalah kesibukan kecil yang menyenangkan.

Sebenarnya cetakan kue lumpur nggak cuma bisa dipakai untuk bikin kue lumpur. Aku bahkan belum pernah membuat kue lumpur dengan cetakan ini, karena aku justru nggak terlalu ngiler ngeliat resep kue lumpur. Haha! Jadi aq bikin apa donk? Macem-macem. Tapi kali ini aq mau ngeshare dua resep kue yang berhasil kupotret dengan baik. Yah, apa boleh buat, berhubung sekarang si Bagas semakin kepo, jadilah aq sering gagal mengambil gambar kue yang cantik. Jadi ini dia, resep bika ambon mini dan kue cubit:

-Bika Ambon Mini:

bika ambon mini