Senin, 01 Desember 2014

Mimpi Rumah Mutiara

Saya punya rahasia pribadi mengenai menjadi istri yang baik. Kenapa rahasia? Karena menurut saya hal yang saya lakukan ini cukup konyol, jadi saya malu ceritain ke orang lain. Tapi demi mukena lukis (eaaaaa) saya kasih tau deh disini. Jadi, saya punya sebuah gelang  mutiara yang saya pakai setiap hari, untuk menjadi istri yang baik. Lah hubunganya apa? 
Begini ceritanya, beberapa bulan lalu saya mendengarkan ceramah lewat radio. Nah, ustad mengatakan bahwa Khadijah radiAllahu anha sebelum meninggal sudah dijanjikan akan memiliki rumah yang terbuat dari mutiara lonjong di surga. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Hurairah:
Jibril datang kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam kemudian berkata: Wahai Rasulullah, ini Khadijah datang membawa bejana berisi lauk pauk, makanan dan minuman. Maka jika ia telah tiba, sampaikan salam untuknya dari Rabbnya dan dari aku, dan sampaikan kabar gembira untuknya dengan sebuah rumah dari mutiara di surga, tidak ada keributan di dalamnya dan tidak pula ada kepayahan.” (HR. Al-Bukhari).
“Wow! Allah dan malaikat Jibril mengirim salam untuk Khadijah”, pikirku. Lalu, ustad pun melanjutkan ceramahnya, dengan menjelaskan salah satu alasan Khadijah radiAllahu anha dibangunkan rumah dari mutiara di surga. Mau tau kenapa?
Karena Khadijah radiAllahu anha tidak pernah meninggikan suaranya dihadapan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan tidak pernah membuat beliau bersedih. 
Terhenyaklah saya mendengar penjelasan ustad. Saya pun mulai mengingat napak tilas perjalanan rumah tangga saya yang baru berjalan 1 tahunan. Jangankan rumah dari mutiara, rumah dari triplek aja nggak pantes buat saya. Hehe.. saya pun mulai berpikir, gimana caranya ya supaya saya bisa merubah sikap saya. Kan saya kepengen juga punya rumah di surga. Akhirnya saya memutuskan untuk memesan sebuah gelang mutiara air tawar dari lombok (karena mutiara air laut mahal buat saya). Gelang itu saya pakai setiap hari. Terus fungsinya untuk apa? Sebagai alat motivasi. Jadi, setiap kali suami saya melakukan sesuatu yang hampir-hampir bikin saya ‘mengangkat suara’, saya memandang gelang di tangan saya dan bilang ke diri sendiri “rumah mutiara di surga, rumah mutiara di surga’.J

gelang mutiara motivasiku

 Apakah cara saya ini berhasil? Terkadang sih gelang ini cukup berhasil meredam emosi saya, tapi kalau udah kesel banget justru gelangnya saya pakai untuk nyambit suami. Haha..nggaklah, bisa rusak gelang mutiara kesayangan saya (eh!). Tapi saya harus menekankan bahwa gelang ini bukan jimat dan tidak memiliki kekuatan apapun. Cuma self reminder bahwa kalau gelang mutiara di dunia aja bagus, apalagi rumah mutiara di surga!
Nah, itu salah satu cara saya untuk menjadi istri yang baik. Disamping itu saya berusaha untuk terus meluruskan niat. Bahwa saya melakukan suatu kebaikan entah itu untuk suami atau siapa pun untuk mengharapkan Ridho Allah Azza wa jalla semata. Artinya, kalau saya udah capek-capek masak dan dandan spesial, terus suami nggak nyadar, saya berusaha untuk tidak merajuk dah ngasih suami punggung (teorinya sih begitu). Wajar sih kalau manusia senang diapresiasi atas apa yang telah dikerjakan, tapi apresiasinya Allah pasti lebih baik lagi kan?
(ps: jangan kasih tau suami saya ya soal gelang ini, ntar doi besar kepala lagi)



Kamis, 18 September 2014

sendok plastik di toserba

Aq rasa smw org pernah mengalami yg namanya galau. Harapan yg tidak terwujud, rendah diri, iri hati, sakit hati, serta berbagai jenis ketidaknyamanan perasaan lainya. Dan sebagai “org” aq pernah mengalaminya. Dulu, klo lg kayak gitu aq kaburnya ke buku2 motivasi. Walaupun dari lahir muslim, tp dulu aq g kabur ke Al Qur’an. Salah satu buku yg aq baca lagi lagi dan lagi adalah buku berjudul ‘Zen Wisdom’. Apa itu zen? Entahlah, yg jelas dy bukan agama namun memang erat dgn aliran agama tertentu. Waktu itu aq tidak menolak suatu konsep yg disampaikan oleh aliran/agama tertentu  jika baik menurut logika aq.  Jadi ajaran zen menurut aq memberikan ketenangan.
Nah, pada suatu hari setelah aq menikah, aq ke puswil n memutuskan utk reuni dgn buku favorit aq diwaktu galau. Aq pinjem lg buku ‘zen wisdom’ itu dan aq membacakan kalimat yg aq suka kpd suami aq. Tau g apa komentar dy? Kurang lebih gini: feby tau g, muslim yg mencari ketenangan di luar ajaran Islam itu ibarat org yg udah tinggal di rmh yg isinya udah lengkap, punya segala macam perlengkapan yg ia perlukan dgn kualitas terbaik, tp pas perlu sendok buat makan, dy malahan beli sendok plastik di toserba. Terjemahanya kurang lebih: heloooo...Islam itu udah sempurna knp qmu buang2 wkt dgn mencari di luar agama ini? Waktu itu, pembelaan diri aq adalah,’masalahnya buku terjemahan bahasa Arab, kalimat2nya g luwes, kurang asik untuk dibaca. Sementara aq terbiasa baca buku2 bule yg diterjemahkan dgn kalimat yg lebih nyaman utk dibaca. Jawaban suami aq: itu krn fb g terbiasa. Klo fb mw mendalami, fb akan mengetahui bahwa bhs Arab adlh bhs paling sempurna. Dan 1 lg, klo mengamalkan kebaikan krn buku itu dan bukan krn Allah, maka fb adalah org yg plg merugi.
Well, itu kejadian sekitar setahun lalu. Sekarang aq sudah lbh sering mendengarkan kajian dan membaca buku karangan ulama2 Islam. Akhirnya aq ‘agak’ paham dgn maksud suami aq. Jd, kisah yg aq bacakan ke suami aq dari buku zen wisdom itu kurang lebih begini:
Para biksu membersihkan taman zen karna akan ada kunjungan. Mereka mengerjakan dgn sungguh2. Sehingga taman tampak benar2 bersih dan indah. Lalu guru mereka dtg dan melihat hasil kerja mereka. Kemudian ia pergi dan kembali lg dgn sebuah karung. Ternyata isi karung itu daun kering dan guru tsb menyerakkan daun2 itu di halaman yg sudah disapu bersih. Sambil berkata,’jadilah taman zen yg sempurna’.  Terjemahan dari kisah ini : berusahalah semaksimal mungkin utk meraih sesuatu. Namun, buang smw harapan akan hasil yg dicapai. Adalah penting utk berusaha semaksimal mungkin dan adalah penting utk menerima apapun yg dtg kemudian.
Nah, dalam agama Islam hal ini disebut dgn tawakal. Umat muslim diperintahkan untuk mengerjakan setiap amalan, baik itu untuk dunia maupun akhirat dgn sungguh2. Dan setelah amalan itu selesai dikerjakan, umat muslim memasrahkan sepenuhnya hasilnya pada kehendak Allah, makhluk yg Maha Bijaksana dan Maha Menyayangi hambanya. Umat muslim tidak mempertanyakan keputusan Allah dan menuntut Allah memenuhi apa yg ia inginkan, hanya karena merasa sudah berusaha bersungguh2. Ini adalah amalan hati hamba Allah yg beriman.
Lalu, knp suami q blg aq rugi jika mengamalkan konsep ini berdasarkan buku zen wisdom? Toh konsepnya sama. Karena dalam agama Islam, niat memiliki peran yg penting dari suatu amalan. Dan jelas, jika niat ku bukan krn Allah tp krn buku zen wisdom, maka tidak ada nilainya aq mengerjakan amalan hati yg 1 ini. Dan lg apa motivasi yg lebih kuat untuk mengerjakan suatu amalan dibandingkan mengharapkan keridhoan Allah?  


Minggu, 07 September 2014

Istri-istri Nabi Muhammad (Bagian 1/2)

memutuskan untuk mengenal Rasul ku dengan lebih dekat, aq mw copy ilmu2 bermanfaat di blog ini, jd klo suatu saat mw baca lg tinggal buka blog ini aja. nah, ini profil istri2 Nabi, para ummul mukminin, sumber : http://kisahmuslim.com/istri-istri-nabi-muhammad-bagian-12/
Istri-istri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah wanita-wanita mulia di dunia dan di akhirat. Mereka akan tetap mendampingi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga di surga kelak. Mereka juga merupakan ibu dari orang-orang yang beriman, karena itu sebutan ummul mukminin senantiasa disematkan di nama-nama mereka. Allah Ta’ala berfirman,“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka…” (QS. Al-Ahzab: 6).
Jika istri-istri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah ibu orang-orang yang beriman, alangkah ironisnya ketika orang-orang mukmin tidak mengenal ibu mereka sendiri. Berikut ini adalah profil singkat dari 11 istri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Pertama, Khadijah binti Khuwailid.
Ummul mukminin Khadijah radhiallahu ‘anha adalah wanita Quraisy yang terkenal dengan kemualiaannya, baik dari sisi nasab maupun akhlaknya. Nasabnya bertemu dengan Nabi pada kakek kelima, karena itu beliau adalah istri Nabi yang memiliki kekerabatan paling dekat dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dilahirkan pada tahun 68 sebelum hijrah, ibunda Khadijah sempat mengalami fase jahiliyah namun hal itu tidak mempengaruhi perangai dan kepribadiannya yang mulia. Ia adalah wanita pertama, bahkan orang pertama yang beriman kepada kerasulan sang suami, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak ada sedikit pun kalimat-kalimat penolakan, mendustakan risalah, atau yang membuat Nabi sedih. Di saat-saat berat awal menerima wahyu, Khadijah selalu menyemangati dan menguatkan sang suami.
Saat berusia 4o tahun, Khadijah dinikahi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pernikahan itu terjadi pada tahun 25 sebelum hijrah dan saat itu sang suami pun genap berusia 25 tahun. Rumah tangga yang suci ini berlangsung selama 25 tahun. Dan keduanya dianugerahi 6 orang anak; 2 laki-laki dan 4 perempuan. Mereka adalah Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Qultsum, dan Fatimah.
Ummul mukminin, Khadijah radhiallahu ‘anha wafat pada usia 65 tahun, 3 tahun sebelum hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ke Madinah.
Kedua, Saudah binti Zam’ah
Saudah binti Zam’ah adalah seorang wanita Quraisy dari Bani ‘Amir. Sebagian sejarawan menyatakan tidak ada catatan yang bisa dijadikan rujukan kuat mengenai tahun kelahiran beliau. Ummul mukmini Saudah binti Zam’ah radhiallahu ‘anha adalah janda dari sahabat as-Sakran bin Amr radhiallahu ‘anhu. Bersama as-Sakran ia memiliki 5 orang anak.
Karena itu tidak diketahui pula usianya saat menikah dengan Nabi dan berapa tahun usianya saat wafat. Namun ada yang mengatakan bahwa usinya saat menikah dengan Nabi adalah 55 tahun. Ibunda Saudah dinikahi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat 3 tahun sebelum hijrah.
Pernikahan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Saudah binti Zam’ah adalah bantahan yang telak bagi orang-orang yang menuduh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tuduhan keji terkait hubungan beliau dengan wanita. Saat Nabi tengah dirundung duka karena wafat Khadijah sang istri tercinta, Khoulah binti Hakim datang menyarankan agar beliau menikah. Khoulah mengajukan dua nama Saudah atau Aisyah. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih Saudah binti Zam’ah. Beliau memilih wanita yang tua usianya dibanding Aisyah yang masih muda. Setelah pernikahan itu berusia 3 tahun lebih barulah Nabi menikahi Aisyah. Kalau tuduhan orang-orang yang dengki terhadap Islam itu benar, niscaya beliau lebih mengutamakan wanita-wanita muda dan gadis untuk dijadikan pedamping beliau setelah Khadijah.
Ummul mukminin Saudah binti Zam’ah wafat di akhir pemerintahan Umar bin al-Khattab tahun 54 H.
Ketiga, Aisyah binti Abu Bakar
Salah satu istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling dikenal oleh umatnya adalah Aisyah radhiallahu ‘anha. Ummul mukminin Aisyah memiliki banyak keistimewaan yang tidak dimiliki oleh ummahatul mukminin yang lain. Di antaranya, dialah satu-satunya istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang Allah turunkan wahyu dari atas langit ketujuh untuk membela kehormatannya. Bukan satu atau dua ayat, tapi Allah firmankan 10 ayat (QS. An-Nur: 11-20) yang membela kehormatan Aisyah radhiallahu ‘anha dan terus-menerus dibaca hingga hari kiamat. Menodai kehormatan Aisyah sama saja mengingkari Alquran. Oleh karena itu, para ulama memvonis kafir orang-orang yang merendahkan kehormatan Aisyah radhiallahu ‘anha.
Ummul mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha dilahirkan pada tahun ke-7 sebelum hijrah. Ia adalah seorang wanita Quraisy putri dari laki-laki yang paling mulia setelah para nabi dan rasul, yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu dan ibunya adalah Ummu Ruman radhiallahu ‘anha.
Sebelum menikahi Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya 3 malam berturut-turut dalam mimpinya dan mimpi Nabi adalah wahyu. Beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan mimpinya,
رأيتُك في المنام ثلاث ليال ، جاء بك الملك في سرقة من حرير، فيقول : هذه امرأتك فأكشف عن وجهك فإذا أنت فيه، فأقول : إن يك هذا من عند الله يُمضه
“Aku melihatmu (Aisyah) dalam mimpiku selama tiga malam. Malaikat datang membawamu dengan mengenakan pakaian sutra putih. Malaikat itu berkata, ‘Ini adalah istrimu’. Lalu kusingkapkan penutup wajahmu, ternyata itu adalah dirimu. Aku bergumam, ‘Seandainya mimpi ini datangnya dari Allah, pasti Dia akan menjadikannya nyata’. (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadi, Nabi menikahi Aisyah adalah perintah dari Allah Ta’ala.
Aisyah dinikahi Rasulullah saat berusia 9 (terhitung sejak Rasulullah bercampur dengan Aisyah) tahun dan rumah tangga yang suci ini berlangsung selama 9 tahun pula. Aisyah menuturkan,
تزوجني رسول الله صلى الله عليه وسلم لست سنين ، وبنى بي وأنا بنت تسع سنين
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahiku saat aku berusia 6 tahun dan berumah tangga bersamaku (menggauliku) saat aku berusia 9 tahun.” (Muttafaq’ alaihi).
Umur Aisyah yang sangat dini menjadi polemik di masa kini. Karena orang-orang sekarang menimbang masa lalu dengan kaca mata masa kini. Padahal tidak ada satu pun orang-orang kafir Quraisy, Abu Jahal dkk., mencela pernikahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengna Aisyah. Kita ketahui orang-orang kafir Quraisy mengerahkan segala cara untuk menjatuhkan kedudukan Rasulullah, hingga fitnah yang di luar nalar pun akan mereka lakukan demi rusaknya imge Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di tengah manusia. Mereka menyebut beliau pendusta dan tukang sihir setelah mereka sendiri menggelarinya al-amin. Artinya, nalar Abu Jahal dkk. tidak terpikir untuk mencela Rasulullah yang menikahi Aisyah yang masih sangat muda.
Salah satu hikmah dari pernikahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Aisyah radhiallahu ‘anha adalah menghapus anggapan orang-orang terdahulu yang menjadi norma yang berlaku di antara mereka yaitu ketika seseorang sudah bersahabat dekat, maka status mereka layaknya saudara kandung dan berlaku hukum-hukum saudara kandung. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah sahabat dekat. Ketika Rasulullah hendak menikahi Aisyah, Abu Bakar sempat mempertanyakannya, karena ia merasa apakah yang demikian dihalalkan.
عن عروة أن النبي صلى الله عليه وسلم خطب عائشة إلى أبي بكر فقال له أبو بكر: إنما أنا أخوك، فقال: أنت أخي في دين الله وكتابه وهي لي حلال.
Dari Aurah, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dating kepada Abu Bakar untuk melamar Aisyah. Lalu Abu Bakar berkata, ‘Sesungguhnya aku ini saudaramu’. Nabi menjawab, ‘Iya, engkau saudaraku dalam agama Allah Allah dan Kitab-Nya dan ia (anak perempuanmu) itu halal bagiku’.” (HR. Bukhari).
Rasulullah hendak memutus kesalahpahaman ini dan mengajarkan hukum yang benar yang berlaku hingga hari kiamat kelak.
Saat ibunda Aisyah radhiallahu ‘anhu berusia 18 tahun, di pangkuannya, sang suami tercinta wafat meninggalkannya untuk selamanya. Dan saat berusia 65 tahun ia pun baru menyusul sang kekasih pujaan hati. Dengan demikian, selama 47 tahun Aisyah hidup sendiri tanpa suami.
Keempat, Hafshah binti Umar bin al-Khattab.
Wanita Quraisy berikutnya yang merupakan ibu dari orang-orang yang beriman adalah Hafshah putri dari Umar al-faruq. Hafshah dilahirkan pada tahun ke-18 sebelum hijrah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, Hafshah adalah istri dari pahlawan Perang Badar, Khunais bin Khudzafah as-Sahmi radhiallahu ‘anhu. Bersama Khunais, Hafshah mengalami dua kali hijrah, ke Habasyah lalu ke Madinah. Khunais radhiallahu ‘anhu wafat karena luka yang ia derita saat Perang Badar.
Setelah Khunais radhiallahu ‘anhu wafat, Umar berusaha mencarikan laki-laki terbaik untuk menjadi suami putrinya ini. Ia mendatangi Abu Bakar dan Utsman, namun keduanya bukanlah jodoh bagi anak perempuannya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminang Hafshah. Betapa bahagianya Umar, selain menjadi sahabat Rasulullah, ia pun mendapatkan kehormatan dengan memiliki hubungan kekerabatan dengan Nabi yang mulia.
Pernikahan Hafshah dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terjadi pada tahun ke-3 H. saat itu usia Hafshah adalah 21 tahun. Ia hidup bersama Rasulullah, membangun keluarga selama 8 tahun. Saat usianya menginjak 29 tahun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat. Dan Hafshah wafat pada usia 63 tahun tahun 45 H, pada masa pemerintahan Utsman bin Affanradhiallahu ‘anhu.
Kelima, Zainab binti Khuzaimah.
Keistimewaan ummul mukminin Zainab binti Khuzaimah adalah ringannya beliau dalam berderma. Karena hal ini, ia dijuluki ibunya orang-orang miskin. Zainab binti Khuzaimah adalah seorang wanita Quraisy janda dari pahlawan Perang Uhud, Abdullah bin Jahsy radhiallahu ‘anhu.
Setelah menjanda, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenikahinya di bulan Ramadhan tahun 3 H. Namun kebersamaannya dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah berlangsung lama. Ummul mukminin Zainab bin Khuzaimah wafat saat pernikahannya dengan Rasulullah baru berumur 8 bulan atau bahkan kurang dari itu. Dan saat itu usia Zainab radhiallahu ‘anha 30 tahun. Dengan demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamdua kali merasakan wafat ditinggal istrinya.
Keenam, Ummu Salamah.
Nama Ummu Salamah adalah Hindun binti Umayyah. Ia adalah wanita Bani Makhzum anak dari salah seorang yang paling dermawan dari kalangan Quraisy, Umayyah bin al-Mughirah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, suaminya adalah seorang muhajirin yang pertama-tama memeluk Islam, ia adalah Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad al-Makhzumi al-Qurasyi.
Ummu Salam dilahirkan pada tahun 24 sebelum hijrah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahinya di tahun 4 H. Saat itu usianya menginjak 28 tahun. Hikmah dari pernikahan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Ummu Salamah adalah pemuliaan terhadap Ummu Salamah radhiallahu ‘anha. Ia dan suaminya adalah orang yang memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam sebagai orang-orang pertama menyambut dakwah Islam. Ummu Salamah juga memiliki 4 orang anak yang menjadi yatim. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi penanggungnya dan keempat anaknya.
Ummu Salamah radhiallahu ‘anha memiliki usia cukup panjang, 85 tahun. Ia wafat pada tahun 61 H, pada saat pemerintahan Yazid bin Muawiyah.

Jumat, 27 Juni 2014

puasa tahun ini

Besok puasa. Insya Allah tahun ini aq puasa. Dan puasa tahun ini aq akan menjalaninya dgn berbeda. Bulan Ramadhan tahun ini aku memutuskan pure utk ibadah. Artinya, aq tidak akan melakukan kegiatan apapun selain ibadah dan mengerjakan tugas IRT. Tidak buka FB atau situs apapun selain situs Islam, tidak baca apapun selain buku agama, tidak nonton tv/youtube, tidak nulis blog/lomba nulis lainya, tidak ngemall/jalan jalan gak jelas, dan tidak ngurusin bisnis (bahkan mungkin g nyoblos pilpres, hehe...). Ekstrim? Ah nggak juga. Toh sebagai wanita, aq cuma puasa 3 minggu (3 minggu dari setahun waktu yg diberi oleh Allah itu cuma sekitar 5% doang). Alasan aq memilih untuk menonaktifkan semua perkara gak penting diatas, karena:
 1.  Tahun depan belum tentu aq ketemu Ramadhan lg.
Aq gak lg sakit keras kok, cuma umur kan gak ada yg tau. Siapa tw ini beneran puasa terakhirku. Intinya, manfaatin kesempatan yg masih dikasih sm Allah.
2. Hadist nabi Muhammad:
Dari Ka’ab bin Ujrah RA. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat Jibril datang kepadaku dan berkata: Merugi dan terhinalah orang yang namamu (Muhammad SAW) disebutkan di sisinya namun ia tidak mengucapkan shalawat kepadamu. Merugi dan terhinalah seseorang yang memasuki bulan Ramadhan kemudian bulan itu habis namun ia tidak mendapat ampunan Allah. Merugi dan terhinalah seseorang yang mendapati masa tua kedua orang tuanya, namun keduanya tidak memasukkannya ke surga (karena ia tidak berbakti kepada keduanya).” (HR. Al-Hakim, Ibnu Hibban, Ath-Thabarani, Al-Baihaqi, dan Adh-Dhiya’ Al-Maqdisi, seluruh perawinya tsiqah dan hadits ini memiliki banyak hadits penguat)
Bulan Puasa itu ibarat toko yg lagi ngadain promo buy one get two untuk semua barang. Dan kalo kita rela ngantri dan dempet2an di toko yg lg diskon gede, untuk dapetin brg yg g seberapa, knp kita gak rela berupaya utk imbalan yg dijanjikan oleh Allah dibulan Ramadhan. Rugi banget kalo waktu yg ada disia2in buat perkara g berguna.
3.  Pengen benerin fokus n ‘nyuci’ hati
Aq menyadari bahwa aq mencintai dunia. Lebih daripada sebagaimana seorang muslim seharusnya memandang dunia. Aq berharap, dgn sejenak berhenti mengejar dunia, hatiku tidak terpaut lg dgn urusan dunia. Aq mau mengembalikan fokusku dan menautkan hatiku kpd tempat seharusnya.

Mungkin kesanya lebay, tapi apa yg aq lakukan Insya Allah ada dan benar landasanya.

Semoga apa yg aq rencanain bisa terlaksana dgn baik  dan semoga kita termasuk dalam kelompok pemenang pada bulan Syawal.

Selamat menjalankan ibadah puasa J


Sabtu, 21 Juni 2014

Asik-Asik Di Pekanbaru dengan Rp 50.000

Musim liburan..musim liburan..mau kemana y asiknya? Budget liburanya ada nggak? Biaya liburankan lumayan bikin lu manyun..hehe.. Tulisan saya berikut akan memberikan secercah harapan buat yang pengen asik-asik tapi dengan modal minim banget. Seberapa minimnya yang saya maksud ? Cukup dengan Rp 50.000 saudara-saudara! Kok bisa? Ya bisalah, kalau kamu tinggal di Pekanbaru, kamu bisa bersenang-senang seharian cukup dengan Rp 50.000.  Gak percaya? Nih, aku kasih ittinary-nya:
Jam 6-9 pagi
pagi-pagi kegiatan yang paling pas adalah berolahraga. Di Pekanbaru, tiap Minggu ada Car Free Day di sepanjang jalan Diponogoro. Nah, kita bisa janjian sama teman buat kesana. Banyak event seru loh di CFD, mulai dari senam, salsa, goyang gang nam style, pokoknya banyak deh tergantung sponsor yang lagi adain acara hari itu. Kita bisa main bola, bawa hewan kesayangan jalan, main skate board, main sepeda, atau sekedar cari jajanan enak. Hehe.. Kan asik, badan sehat bisa seru-seruan pula. Di CFD ini banyak banget jajanan yang bisa dipilih, pokoknya komplit deh. Nah, satu stand yang saya saranin dan biasanya ramai dikerumunin pembeli, adalah ‘tong susu’. Disini kamu bisa menikmati susu segar yang rasanya enak dan gak bikin eneg cukup dengan Rp 6.000 aja. Sehat banget kan, habis olahraga minum susu.


Jam 10-2 siang
Jam segini asiknya rekreasi di alam terbuka, sambil nyari makan siang. Nah, tempat yang pas untuk dikunjungi  adalah Alam Mayang. Di sini banyak banget kegiatan seru yang bisa kamu lakuin diantaranya, piknik leyeh-leyeh diketeduhan, mancing, hunting foto, atau mencoba permainan yang ditawarkan oleh Alam Mayang seperti Karper Ajaib, Banana Boat, Sepeda Air, Safary Train, Playing Fox, Rumah Hantu, Becak, Kereta Naga, Mandi Bola, Balon Loncat, Shooting Target, Tembak Reaksi, Mombom Car, dan masih banyak lagi. Saya saranin kamu dan temen-temen mancing disana habis itu ikannya langsung dibakar dan dinikmati rame-rame. Sambil mancing kita bisa ngobrol ngalur-ngidul atau merenung tentang kehidupan (cieeee...). terus sambil nunggu ikannya matang, kita bisa main layang-layang atau sepak bola. Tapi alat pancing, layang-layang sama bolanya bawa dari rumah ya, soalnya di sini nggak ada yang jual. Kalau udah kenyang bisa tidur-tidur siang diketeduhan pohon sambil dibuai angin semilir. Asik kan, perut kenyang hati senang.
Berapa biaya di alam mayang? Nggak mahal kok, biaya masuk cuma 10.000 dan mancing cuma Rp 20.000 sepuasnya. Kalau perginya rame-rame bareng temen, bisa patungan tu buat biaya ikanya. Hehe..

Jam 2 siang -4 sore
Jam segini matahari lagi terik-teriknya ya, paling pas pergi ketempat yang adem dan ada AC-nya. Di Pekanbaru ada kok tempat yang adem plus gratis buat ngumpul, tempat yang saya maksud adalah pustaka wilayah Pekanbaru, Soeman HS. Ini pustaka termegah se Indonesia loh, jadi so pasti kerenlah fasilitasnya. Pustaka ini recommended banget buat ngumpul dan menghabiskan waktu secara bermanfaat. Buku-buku yang tersedia lengkap banget plus fasilitas-fasilitas penunjang seperti jaringan Wi Fi, Computer buat internetan, ruang diskusi, plus area khusus buat anak-anak yang didesain senyaman mungkin. Kita bisa pake ruang diskusi buat debat soal capres atau apa aja sampai urat pada keluar tanpa mangganggu pengunjung lain, soalnya ruangan keren ini terbuat dari kaca yang kedap suara. Pokoknya walaupun namanya pustaka, tapi nggak ngebosenin dan dijamin asik deh.

Jam 4-6 sore
Sore-sore cuacakan mulai adem tuh, waktunya balik lagi ke udara terbuka. Kita bisa nongkrong di halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru. Mesjid ini jadi salah satu icon kota Pekanbaru juga, biasanya para pendatang nyempetin diri buat foto-foto di mesjid ini. Halamanya yang luas biasanya dijadiin tempat berolahraga oleh warga Pekanbaru. Tapi karena tadi pagi udah CFD-an, agenda kali ini hunting foto sama duduk-duduk aja deh dibawah pohon sambil ngemil kerupuk opak. Kerupuk opak ini bukan sekedar kerupuk opak loh, tapi diatas kerupuknya ditaburkan mi/bihun goreng dan disiram kuah sate padang. Rasanya gurih dan pas banget untuk cemilan sore. Dengan Rp 5.000 kita udah bisa menikmati kerupuk opak plus minuman gelas.

8-10 malam
Nah, untuk menikmati indahnya suasana malam hari di kota Pekanbaru kita bisa nongkrong di MTQ sambil menikmati jagung bakar. MTQ biasanya rame dikunjungi anak muda untuk ngumpul-ngumpul atau pacaran. Cuma dengan modal nggak sampai Rp 10.000 kita bisa duduk lama-lama di meja yang udah disediain sama pedagangnya dan bebas untuk ketawa ngakak sekeras-kerasnya disini. Nggak ada yang marah, karena suasana MTQ sendiri memang sudah ramai dengan suara kendaraan yang lalu lalang. Menikmati jagung bakar di malam hari memang cara yang paling pas untuk menutup satu hari yang menyenangkan di Pekanbaru.

Tulisan saya kali ini saya ikutin kontes "Fino kemana pun asik/", tontonin video berikut ya...







Rabu, 18 Juni 2014

Tidak Harus Begini dan Begitu

Aq ingin begini
Aq ingin begitu..
Ingin ini..ingin itu..banyak sekali..
Semua..semua..semua..
Harus dikabulkan..
Harus dikabulkan tanpa kantong ajaib...
Sepertinya memang sudah merupakan kodrat manusia memiliki banyak keinginan. Aku punya banyak keinginan, apalagi kalau melihat apa yang dimiliki/dicapai orang lain. Pengen jadi IRT super seperti martha stewart. Pengen jago jahit seperti pemilik blog ‘ladybird’. Pengen jadi ibu super seperti Septi Peni Wulandari. Pengen jadi wanita pekerja keras seperti Merry Riana. Pengen punya bisnis kayak ibu-ibu pembisnis. Pengen liburan terus kayak si anu. Pengen punya rumah sendiri. Pokoknya banyak deh.. Apalagi kalau ngeliat foto-foto keren gaya hidup si anu dan si itu di social media. Wah, pengen juga seperti itu. 
Nah, kalau sudah begitu biasanya saya pelajari apa yg mereka lakukan untuk meraih apa yg telah mereka raih. Contohnya, berkat buku Merry Riana dan baca diskusinya ibu ibu pembisnis, saya sempat berpikir untuk membuat target apa-apa yg ingin saya raih. Yg saya simpulkan, mereka bekerja keras untuk mengejar apa yg mereka cita2kan. Sebagian ibu2 itu tidur 5 jam sehari, malahan ada yg pagi kerja kantoran, terus sore sama malam ngurusin bisnis. Merry Riana sendiri bekerja keras untuk meraih mimpinya (mengumpulkan sejuta dollar) dan menetapkan target yg cukup tinggi setiap harinya.
Maka saya pun sempat membuat daftar to do list yg cukup ambisius dalam sehari untuk mengejar ‘hal2 keren’ tsb. Tp kemudian saya uring-uringan sendiri. Stres mengejar target yg telah ditetapkan. Sebal ketika rencana yg telah diatur rapi, mengalami gangguan. Maka saya pun merenung dan mempertanyakan diri sendiri, apakah hal2 yg sedang saya kejar ini, memang penting untuk dikejar? Apakah dunia ini begitu penting sehingga harus dikejar seambisius itu? Siapa yg menetapkan standar bahagia, standar baik, standar keren? Tanpa sadar, informasi2 yg masuk di kepala kita, kita jadikan standar kebenaran. Kita baru bahagia kalau berlibur, hang out di cafe, nonton bioskop, baca komik. Kita sukses kalau punya bisnis beromset besar, punya mobil, rumah mewah. Kita baru cantik kalau pakai baju terupdate dan memakai ‘hijab’ modis. Apa yg salah dgn diri kita apa adanya? apa yg salah dgn tidak menjadi sama dgn org kebanyakan?
Saya muslim. Standar kebenaran saya adalah agama saya. Dan landasan berpijak saya adalah agama saya. Bagi muslim, untuk menenangkan diri cukup dengan sholat dan mengaji. Tidak harus berlibur kemana2. Pakaian wanita muslim adalah jilbab syar’i, tidak perlu dirubah-rubah. Apakah muslim mulai kehilangan identitasnya? Ketika org lain memiliki rumah dengan sistem riba, saya gak harus ikutan kan? Walaupun entah kapan tabungan terkumpul untuk beli rumah secara tunai. Ketika org lain memulai bisnis dgn modal pinjaman, saya g harus ikutan kan? walaupun entah kapan bisnis saya akan berkembang. Ketika orang lain menambatkan hatinya pada dunia dan mengejar dunia dgn sebagian besar waktunya, saya g harus ikutan kan? saya tidak menyalahkan mereka yg berkerja keras mengejar mimpinya. Tp saya muslim prioritas hidup saya tidak sama dgn mereka.
Saya muslim, saya harus ingat untuk apa saya diciptakan di dunia. Saya diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Bukan mengejar2 kenikmatan dunia. Bukan berarti 24 jam ibadah mulu, tapi ibadah adalah prioritas saya seharusnya. Ibadah bagi seorang wanita seperti saya apalagi kalau bukan mengurus rumah tangga dan anak. Bukan berarti saya tidak berusaha sama sekali. Tapi saya berhenti menentukan target hal-hal yg harus diraih, dan berhenti menambatkan hati saya dgn kesenangan2 dunia. Saya tidak harus mencapai ini dan itu. Saya tidak harus punya ini dan itu. Dan saya tidak harus menjadi ini dan itu. Saya hanya harus melakukan apa yg harus saya lakukan sbg muslim, di setiap kesempatan dan kegiatan.

Saya tidak memiliki hak untuk menentukan apa2 yg harusnya saya miliki. Tugas manusia dan tujuan manusia adalah melakukan usaha. Karena hasil yg dicapai adalah keputusan Allah semata. Maka saya berhenti menargetkan memiliki sesuatu, menjadi sesuatu, mencapai sesuatu. Saya tidak mau hati saya terpaut dan terfitnah dgn perkara dunia. Sekali lagi saya tekankan, bukan berarti saya berhenti berusaha dan berbisnis, saya tetap  lakukan apa yg harus saya lakukan sebagai muslim, sebaik mgkn mengatur antara ibadah dan perkara dunia. Dan saya berusaha seikhlas mungkin menerima semua keputusan Allah.

Kamis, 05 Juni 2014

The Apple of My Eyes


Abi sama bagas lagi tanding liat-liatan, menikmati kebersamaan satu sama lain. Sebab waktu cepat berlari, bagas tak selamanya senang digendong dan abi tak selamanya kuat menggendong. Maka, saat-saat seperti ini penting untuk dikenang. 

“Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Blog CIMONERS”


Selasa, 03 Juni 2014

HP Pertama dan Ababil (ABG Labil)

Pernah gak kamu berpikir bagaimana bentuk handphone 10 tahun ke depan? Saya pernah. Dalam bayangan saya, HP 10 tahun ke depan udah gak berwujud lagi. Mungkin akan berupa sinar infrared yang ditembakan dari alat yang begitu kecil, tidak berwujud fisik tapi bisa menampilkan wujud tiga dimensi lawan bicara kita dan memiliki segudang fitur untuk social media. Mungkin gak ya? Mungkin aja, toh dalam 10 tahun terakhir HP udah berkembang pesat. Mulai dari jamanya layar hitam putih, jadi full colour kayak sekarang. Mulai dari alat komunikasi doang sampai jadi alat selfie kayak sekarang. Tapi sekarang temanya bukan berandai-andai tentang masa depan, melainkan kembali ke masa lalu.

HP pertama saya, saya beli waktu saya kelas 1 SMA, atau tepatnya 10 tahun yang lalu (wah, ternyata masa ABG ku telah lama berlalu ya, hiks). Waktu itu saya minta dibeliin HP hanya karena semua orang punya. Walaupun sebenarnya saya gak perlu HP, toh jarak sekolah ke rumah cuma 5 menit. Tapi emang dasar ABG yang kurang pede kalau gak samaan dengan orang kebanyakan, saya tetap minta dibelikan HP sama orang tua. Akhirnya proposal diterima, pihak sponsor pun setuju mengucurkan dana.

Jadi, pada suatu hari yang cerah, pergilah saya dan bapak saya ke mall. Saya udah tau HP apa yang saya inginkan, sony erricson T100. Hp ini modelnya cantik deh, tipis kecil terus warnanya putih. Saya beli ini karena saya lihat ini HP yang paling murah di daftar harga toko, kalau gak salah waktu itu 600 ribu.  Yah tau diri juga kan kalau minta sama orang tua.

(sumber:youtube.com)
Tiap saya bangun tidur pasti HP yang pertama saya pegang, tapi seperti yang saya tulis sebelumnya, sebenarnya saya gak perlu hp. Jadilah hp itu saya gunakan untuk hal yang gak penting sedunia, telponin radio. Mulai dari request lagu, kirim salam gak jelas, sampai ikutan cumi (curhat di malam hari, haha). Satu kalimat di radio yang cukup sering saya dengar dan saya ingat sampai sekarang, “kirim salam ya sama penelpon sebelumnya”. Norak? Emang! Namanya juga ABG, jadi kalo sekarang ngeliat ABG alay, ya woles aja, kita dulu juga gitu kok.

Waktu itu saya juga baru dikenalkan dengan chatting via MIRC oleh teman saya. Saya kasih gambaran dikit ya soal chattingan ini. Biasanya nama yang digunain oleh peserta adalah nama samaran seperti  bad boy 17, cewek iseng, dan yang lumayan sering ‘coker’ singkatan dari cowok keren (biasanya sih bohong, mana ada orang yang emang keren ngaku-ngaku keren). Kalimat pembuka chattingnya biasanya,”ASL (age-sex-location / umur-jenis kelamin-lokasi) plisss”. Pokoknya isinya orang-orang gak jelas deh. Gak penting banget ya, kenalan sama orang-orang gak jelas kayak gitu. Tapi saya ikut-ikut aja diajakin sama teman. Lagi-lagi pembelaan saya cuma satu, namanya juga ABG.

Karena kebodohan masa ABG saya itu, saya tanpa ragu memberikan nomer HP saya sama beberapa kenalan. Bahkan sampai ketemuan pula. Untungnya saya gak mengalami kejadian-kejadian serem kayak di berita-berita. Duh, kalau ada tipe-x buat masa lalu, saya tipe-x deh. Pokoknya pesan saya buat para ABG, jangan deh kenalan sama orang dari media gak jelas, terus ketemuan sendiri pula. Percaya deh kata-kata tante kakak, itu semua cuma buang-buang waktu. Terus apa pelajaran yang saya dapat dari HP pertama saya? Anak saya harus punya alasan yang lebih kuat daripada ‘karena-semua-temen-punya’ untuk meminta dibeliin HP sama saya. Alasanya, Because mommy knows best  :)








Minggu, 11 Mei 2014

Lagoi,Where My Heart Belongs

Angin yang tak henti-hentinya berhembus, mengeringkan pakaian-pakaian kami yang basah terkena air laut. Sejuk dan menghanyutkan. Angin pantai selalu manjur membuat gembira hatiku, sejak kecil hingga dewasa. Matahari bersinar tak membuat kami kepanasan dan menghentikan aktivitas kami berkejar-kejaran dengan ombak ataupun memunguti kerang. Saya dan sepupu saya membiarkan tubuh kami diterjang ombak-ombak kecil.
Sesekali kami berlari ke tempat orang tua kami yang asik mengobrol diketeduhan pohon. Di atas tikar tersedia nasi dengan lauk pauk lengkap, air kelapa, dan makanan yang wajib ada kalau ke pantai,otak-otak. Biasanya, kami akan berkejar-kejaran menuju tikar dan makan otak-otak dengan rakusnya. Tau gak apa itu otak-otak? Otak-otak itu, adonan ikan yang dibungkus daun kelapa terus di bakar. Rasanya? Top markotop! Biasanya yang bikin orang cina, dan emang otak-otak bikinan orang cina yang enak.

sumber:justtryandtaste.com
Rasanya nyaman dan hepi banget kalo inget suasana itu. Kebebasan masa kanak-kanak. Duduk di tikar dengan baju basah, menikmati suasana akrab kekeluargaan ditemani indahnya pemandangan pantai lagoi.


www.gosumatra.com
Pasirnya putih, airnya biru..bisa bayangin kan keindahanya?
Pantai lagoi terletak di kepulauan Riau tepatnya di Tanjung Pimang. Untuk kesana, cukup mengendarai mobil lebih kurang dua jam dari Tanjung Pinang. Begitu menginjakan kaki  di pantai Lagoi, kita akan disuguhi pemandangan yang cantik banget diiringi suara ombak yang menentramkan jiwa.

Pantai yang airnya biru dan pasirnya putih memang banyak, tapi yang punya kenangan kehangatan keluarga dan asiknya masa kecil bagi saya y cuma pantai ini. Udah lama banget sejak terakhir saya kesini, kelas 1 SMA kalo gak salah. Sekarang sepupu udah pada gede, gak bisa lagi kejar-kejaran. Tapi suatu saat saya akan balik lagi, dengan keluarga kecil saya. Biar bagas punya kenangan manis soal pantai ini seperti saya. Insya Allah.



Jumat, 04 April 2014

BERKENALAN DENGAN TB UNTUK KESADARAN MENEMUKAN DAN MENYEMBUHKAN PASIEN TB






 

Apa yang anda pikirkan ketika mendengarkan TB atau mengalami TB? ‘jauhin dia,entar ketularan lagi’. ‘kayaknya saya gak potensial untuk TB deh,dulu udah di vaksin BCG kok, gak masalah gak pake masker’. ‘capek ah minum obat, lagian tubuh udah mendingan kok’.

TB merupakan penyakit yang sudah diketahui oleh masyarakat Indonesia namun belum dikenali.

Terdapat beberapa mitos yang ternyata salah mengenai TB:
  1. TB hanya menyerang golongan ekonomi kurang mampu 
  2.  Pasien TB berhenti minum obat begitu badan mulai merasa enakan

Faktanya, TB tidak pilih-pilih dan sangat menular. Seseorang dapat tertular hanya dengan duduk di dalam taxi dengan supir yang menderita TB atau pergi ke tempat yang ramai dengan orang. Tidak sedikit orang yang dikatakan mampu secara ekonomi terserang TB, dan sebagian dari mereka tidak menyadari bagaimana mereka dapat tertular. 

WHO menyatakan bahwa TB merupakan merupakan penyakit yang mematikan dan berbahaya, yang tidak hanya terjadi di negara berkembang namun juga negara maju. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pasien TB terbesar. TB merupakan salah satu penyumbang tingginya tingkat kematian di Indonesia. Sayangnya pengetahuan masyarakat  mengenai penyakit TB dapat dikatakan  masih minim. 

Apa itu TB? TB adalah penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini lebih sering menyerang paru walau organ lain (tulang) juga bisa terinfeksi. Penularan terjadi melalui udara, yakni menghirup bakteri yang tersebar dalam percikan bersin atau dahak pasien TB

Pengetahuan yang kurang mengenai TB menyebabkan salahnya pemahaman dan penanganan terhadap pasien TB. Berberapa pasien beranggapan bahwa TB merupakan batuk biasa, meminum sembarang obat dan tidak pergi ke dokter. Dan sebagian pasien TB tidak melaporkan atau menyembunyikan penyakitnya, karena merasa malu dan takut dikucilkan dari lingkungan. Kebanyakan dari kelompok ini adalah perempuan, dan sayangnya setengah dari perempuan pengidap TB berakhir pada kematian.